Minggu, 05 Juni 2022

Dalil Yang Memperbolehkan Mengambil Barokah Dari Orang Sholeh

Minggu, 05 Juni 2022

Kalangan santri mendengar kata ngalap Barokah tidak asing lagi melainkan sudah menjadi tujuan utama bagi santri untuk mendapat baroka dari sang guru atau Kiyai nya. Lantas bagaiman dengan kebiasaan tersebut apakah sudah ada sejak zaman para sahabat atau tabi'in.

Berikut adalah dalil-dalil yang memperbolehkan bahkan menganjurkan mengambil berkah orang-orang sholih 

1. Mayoritas ulama dalam 4 Madzhab sepakat bahwa tabarruk hukumnya boleh, hanya ada segelintir ulama seperti Ibnu Taymiah dan Ibnu Rajab yang mempermasalahkan Tabarruk. Bahkan ulama sekelas Imam Syafii pernah bertabarruk dengan meminum air bekas cucian baju Imam Ahmad Bin Hanbal 

2. Komentar Imam Nawawi setelah menyebutkan hadits yang menceritakan para Sahabat berebutan untuk mendapatkan air bekas wudhu Nabi Saw : 

ففيه التبرك بآثار الصالحين و استعمال فضل طهورهم و طعامهم و شرابهم و فضل مؤاكلتهم و مشاربتهم و نحو ذلك 

“ dalam hadits ini terdapat anjuran mengambil berkah dari bekas orang-orang sholih dan mengambil bekas wudhu mereka, juga mengambil berkah bekas makanan dan minuman mereka “


3. Meskipun ulama yang melarang tabarruk seperti Ibnu Taymiah dan Ibnu Rajab bermadzhab Hanbali, namun faktanya banyak ulama dalam madzhab hanbali yang menganjurkan ngalap berkah. Bahkan Dalam kitab Siyar A’lam Nubala’ disebutkan bahwa Imam Ahmad Bin Hanbal pernah mengambil berkah dari pakaian Imam Yahya Bin Yahya. Dalam “Kasyful Qina” salah satu kitab rujukan Madzhab Hanbali disebutkan :

و يستحب للضيف أن يفضل شيئا من الطعام لا سيما ان كان ممن يتبرك بفضلته 

“ dan dianjurkan bagi seorang tamu untuk menyisakan makanan yang dihidangkan, lebih-lebih jika ia adalah sosok yang bisa ambil berkahnya “ 


4. Uniknya, meskipun Ibnu Taymiah termasuk ulama yang mengharamkan Tabarruk, ketika beliau wafat banyak orang berebut mengambil bekas air yang digunakan untuk memandikan jenazah beliau. Tulis Ibnu Katsir dalam “ Al-Bidayah wan Nihayah “ :

كان تشييعه حافلا حتى ضاق الطريق لجنازته … و شربوا ماء غسله للتيمن 

“ Iring-iringan jenazah beliau ( Ibnu Taymiah ) sangat ramai sampai memenuhi jalan raya. Dan banyak orang mengambil berkah dengan meminum bekas air yang digunakan untuk memandikan jenazah beliau “



Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar