Sabtu, 26 Februari 2022

Presiden Ukraina Kecewa Karena Dibohongi NATO

Sabtu, 26 Februari 2022

Sahabatnow.com Presiden Ukraina Vladimir Zelensky merasa kecewa berat karena ditinggal sendirian menghadapi negara agresor Rusia yang ingin melakukan tekanan militer terhadap negaranya.

Dia tidak menyangka bahwa Amerika Serikat dan Sekutu tidak bisa melakukan tindakan apa-apa, untuk mendukung Ukraina menghadapi Rusia. Padahal Ukraina sudah bersiap untuk bergabung dengan NATO setelah terjadi kudeta 2014 yang didukung oleh barat.

'Saya bertanya kepada 27 pemimpin Uni Eropa di mana Ukraina akan menjadi bagian dari NATO. Apakah semuanya takut, tidak ada yang menjawab" kata Vladimir Zelensky melalui sebuah pernyataan yang ditayangkan di akun Facebooknya dikutip Jumat (25/2/2022).

Zelensky mengatakan Kamis malam bahwa menurut angka perkiraan awal, setidaknya 137 tentara Ukraina tewas sejak agresi militer Rusia dimulai Kamis pagi, dan 316 tentara terluka.

Mengutip pesan video yang diposting di akun Facebook-nya, Zelensky mengatakan negara-negara lain "takut" untuk mendukung Ukraina bergabung ke dalam NATO.

Terdengar muram dan tampak lelah, Zelensky melanjutkan: "Siapa yang siap menjamin aksesi Ukraina ke NATO? Sejujunya, semua orang takut" Mantan aktor Ukraina itu mengatakan kalau negara yang tergabung dalam NATo tidak bersungguh-sungguh mau bersekutu dengan Ukraina hingga mengakibatkan Rusia dengan leluasa melancarkan serangannya.

"Saya bertanya kepada semua mitra negara apakah mereka bersama kami. Mereka bersama kami, tetapi mereka tidaksiap untuk membawa kami bersekutu dengan mereka,"katanya.

Pada momen ini tampak terlihat raut wajah Zelensky merasa kecewa. Dia menilai Ukraina bertarung sendiri saat menghadapi agresi militer Rusia. Tak ada satu pun dari negara Barat yang tadinya mendukung Ukraina ingin bergabung ke dalam NATO justru sebaliknya meninggalkan mereka dalam kesengsaraan dari serangan yang dilancarkan Rusia.


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar