Minggu, 24 Januari 2021

Apakah Kirim Pahala Kepada Orang Meninggal sampai

Minggu, 24 Januari 2021


Masalah ubudiyah yang sering dipermaslah dikalangan ummat islam tentu banyak sekali perdebatan dan perbedaan pandangan tentang keyakinan mengirim pahala terhadap orang atau kepada keluarga kita yang sudah meningal sering dikatakan tidak sampai, bahkan dikalangan tertentu ada yang mengatakan bid'ah. Oleh sebab itu tulisan ini akan memberi wawasan kepada kita tentang apakah mengerim pahal kepada orang yang sudah meninggal samapai atau tidak....? mari kita baca hadis dibawah ini....

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan hadis tentang Sahabat yang mau melakukan sedekah untuk keluarganya yang wafat, Nabi ditanya apakah dia dapat pahala? Nabi menjawab "Ya". Demikian pula Sahabat yang menghajikan keluarga yang sudah wafat, dan juga puasa. Dalam hal ini semua sepakat.

Karena Nabi selalu menjawab "Ya", maka Ibnu Qayyim berkata:
ﻓﻬﺬا ﺳﺄﻟﻪ ﻋﻦ اﻟﺤﺞ ﻋﻦ ﻣﻴﺘﻪ ﻓﺈﺫﻥ ﻟﻪ ﻭﻫﺬا ﺳﺄﻟﻪ ﻋﻦ اﻟﺼﻴﺎﻡ ﻋﻨﻪ ﻓﺈﺫﻥ ﻟﻪ ﻭﻫﺬا ﺳﺄﻟﻪ ﻋﻦ اﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﺈﺫﻥ ﻟﻪ ﻭﻟﻢ ﻳﻤﻨﻌﻬﻢ ﻣﻤﺎ ﺳﻮﻯ ﺫﻟﻚ
Ada Sahabat bertanya tentang haji untuk keluarganya yang wafat, Nabi mengizinkan. Sahabat berikut bertanya tentang puasa untuk keluarganya yang wafat, Nabi mengizinkan. Sahabat lain bertanya tentang sedekah untuk keluarganya yang wafat, Nabi mengizinkan. Tidak ada yang dihalangi Nabi.

ﻭﻳﻮﺿﺤﻪ ﺃﻥ اﻟﺼﻮﻡ ﻧﻴﺔ ﻣﺤﻀﺔ ﻭﻛﻒ اﻟﻨﻔﺲ ﻋﻦ اﻟﻤﻔﻄﺮاﺕ ﻭﻗﺪ ﺃﻭﺻﻞ اﻟﻠﻪ ﺛﻮاﺑﻪ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺎﻟﻘﺮاءﺓ اﻟﺘﻲ ﻫﻲ ﻋﻤﻞ ﻭﻧﻴﺔ ﺑﻞ ﻻ ﺗﻔﺘﻘﺮ ﺇﻟﻰ اﻟﻨﻴﺔ ﻓﻮﺻﻮﻝ ﺛﻮاﺏ اﻟﺼﻮﻡ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻴﻪ ﺗﻨﺒﻴﻪ ﻋﻠﻰ ﻭﺻﻮﻝ ﺳﺎﺋﺮ اﻷﻋﻤﺎﻝ
Penjelasannya bahwa puasa adalah murni niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, Allah sampaikan pahalanya kepada mayit, maka bagaimana dengan membaca Qur'an yang merupakan amal perbuatan dan niat -bahkan tidak perlu niat-. Dengan demikian sampainya pahala puasa untuk mayit menunjukkan sampainya ibadah yang lain (Ar-Ruh 1/122). (dikutip dari penjelasan KH. Ma'ruf Khozin Direktur Aswaja Center JATIM)


Dari dua hadis diatas sudah jelas bahwa nabi tidak pernah melarang perbuatan baik yang dikhususkan kepada keluarga kita yang sudah meninggal. jadi, tdapat kita simpulkan bahwa sedekah dan segala sesuatu kebaikan yang diniatkan kepada orang yang sudah meninggal tentu pahalanya akan samapi kepada mereka.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar