Selasa, 21 Juli 2020

Sholawat Burdah Di Indonesia

Selasa, 21 Juli 2020



Sholawat burdah di indonesia memang terkenal populer dikalangan masyarakat indonesia bahkan sampai anak-anak pun juga mengenal dengan sholawat burdah. Populer nya sholawat ini tentu ada faktor yang melatarbelakangi populer nya sholawat ini. Ada beberapa faktor yang populer nya sholawat burdah ini di indonesia:
Pertama, burdah berbentuk syair yang bisa dibaca dengan berbagai lagu syair. Tentu saja, hal ini mengandung daya tarik tersendiri. Membaca sholawat ini cenderung tidak membosankan, bahkan bisa menjadi suatu hiburan di saat terjadi kejenuhan seseorang.
Kedua, burdah berisi tentang sholawat kepada nabi serta keagungan Nabi Muhammad SAW. Dalam ajaran agama islam sholawat salah satu ajaran sunah yang sangat diutamakan. Karena dalam kandungan sholawat ada janji pahala yang sangat besar. Membaca sholwat satu kali akan mendapatkan pahala sepuluh kali lipat. Karena dikalangan masyarakat membaca burdah menganggap bagian dari bacaan sholawat, maka mereka meyakini dengan membaca burdah akan mendatangkan pahala ibadah.
Ketiga, syair burdah mengandung banyak ajaran tasawuf, terutam yang berkaitan dengan hawa nafsu. Hal ini bisa dipahami mengingat al-bashuri sendiri adalah penganut tarekat yang taat. Nasihat-nasihat beliau yang terkandung di dalamnya mengindikasikan betapa seriusnya al baishuri menekuni dunia tasawuf. Tentu dalam hal ini sangat sejalan dengan islam di Nusantara yang sejak awal kedatangan islam sudah bercorak sufistik. Oleh karena itu, keberadaan burdah sudah tidak asing lagi bagi umat islam di indonesia
Keempat, syair burdah selam ini sering digunakan wirid dan hizib disaat ada hajatan atau situasi kritis. Ia dipercaya memiliki kekuatan supranatural tertentu. Tentu saja syair burdah sangat dekat dengan kehidupan masyarakat yang pada umumnya bercorak mistis.
Dengan adanya sedikit ulasan mengenai populer nya shoalawat burdah di indonesia ini menambah pengetahuan tentang burdah di indonesia.


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar